AKP Edi juga mengatakan, Pengamanan ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Tionghoa yang sedang melaksanakan tradisi tahunan tersebut.
“Ia menjelaskan, Sembayang kubur (Ceng Beng) merupakan momen penting bagi masyarakat Tionghoa untuk berziarah dan berdoa di makam orang tua serta leluhur. Tradisi ini menjadi bentuk penghormatan dan kecintaan kepada para pendahulu.” Ungkap AKP Edi
Kegiatan pengamanan tersebut telah dilaksanakan sejak Sabtu (4/4/2026) hingga Minggu (5/4/2026), menyesuaikan dengan rangkaian pelaksanaan sembahyang kubur oleh masyarakat.
Secara keseluruhan, kegiatan Sembahyang Kubur (Ceng Beng) di wilayah Toboali berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti.






