Ia mengatakan, Proses skrining telah dilakukan sehari sebelumnya, Jumat (25/7), sebagai bagian dari tahapan medis untuk menjamin keselamatan pasien saat tindakan dilakukan.

Operasi katarak ini menghadirkan dr. Edwin Bayu Saputra bersama tim medis berpengalaman yang telah lama berkecimpung di bidang operasi mata. Penyelenggara juga memastikan kesiapan peralatan medis, ketersediaan obat-obatan, serta ruang operasi yang layak demi mendukung kelancaran kegiatan.
Rusi Sartono juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas antusiasme tinggi dari masyarakat. Ia menilai, di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, layanan kesehatan seperti ini sangat berarti, khususnya bagi masyarakat dari kalangan menengah ke bawah.
“Harapan kami, kegiatan ini menjadi langkah awal dari banyak program sosial lainnya yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat,” tuturnya.
Lebih dari sekadar kegiatan medis, program ini menunjukkan bahwa sinergi antara unsur legislatif dan lembaga sosial dapat melahirkan solusi konkret bagi permasalahan kesehatan masyarakat, khususnya di daerah-daerah terpencil.





