viralis.id, BANGKA SELATAN – Isu beredarnya terasi mengandung zat berbahaya di wilayah Toboali beberapa waktu lalu sempat membuat para pedagang terasi di Bangka Selatan merasakan dampaknya. Hal ini juga dirasakan oleh Cik Kinang (49), pedagang terasi di kawasan Batu Belimbing.
Menurutnya, isu tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran konsumen sehingga dapat memengaruhi jumlah pembeli. Dampaknya pembeli jadi lebih hati-hati saat membeli Terasi.
“Alhamdulillah, sampai saat ini penjualan sudah mulai stabil lagi. Pembeli tetap percaya karena terasi kami kualitasnya bagus, memakai udang asli dan tanpa bahan pengawet.” Ucapnya, saat di wawancarai di lapaknya Minggu 30 Nopember 2025.
Ia menegaskan bahwa terasi buatannya hanya menggunakan dua bahan utama, yaitu udang dan garam. Tidak ada tambahan zat kimia ataupun pewarna buatan. Proses pengolahan dilakukan secara tradisional sehingga rasa dan kualitas terasi tetap terjaga.






