viralis.id, BANGKA SELATAN – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rina Tarol, S.E., menyoroti Praktik pembukaan lahan sawit secara tidak terkendali di Bangka Selatan pada Sabtu, 24 Mei 2025.
“Izinkan saya bertanya, di mana pernyataan Bupati yang dulu menjanjikan Bangka Selatan akan menjadi daerah perkebunan sawit? Coba pikirkan, ketika izin dikeluarkan secara barbar, tanpa ukuran dan tanpa kendali, apa dampaknya?” tegas Rina.

Ia mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi krisis air yang kini dihadapi masyarakat Bangka Selatan, termasuk sulitnya memperoleh air bersih. “Bayangkan, satu batang sawit bisa menghabiskan hingga 9 liter air perhari. Bagaimana jika jumlahnya mencapai ribuan?”
Rina juga meminta agar aktivitas perusahaan perkebunan sawit dihentikan sementara. “Ini demi masyarakat. Bagaimana masa depan anak cucu kita nanti? Apakah semua akan menjadi kuli jika seluruh lahan dikuasai oleh perusahaan sawit?”





