Pangkalpinang

Hotel Sabrina Disorot Kejagung, Diduga Terkait Kasus Mega Korupsi Timah Rp 300 Triliun

155
×

Hotel Sabrina Disorot Kejagung, Diduga Terkait Kasus Mega Korupsi Timah Rp 300 Triliun

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG, viralis.id — Hotel Sabrina yang berada di jantung Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, kini menjadi sorotan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Hotel legendaris yang telah berdiri puluhan tahun itu disebut-sebut masuk dalam daftar aset yang diduga terafiliasi dengan kasus mega korupsi pertimahan senilai Rp 300 triliun.

Hotel Sabrina terakhir diketahui berpindah kepemilikan sekitar tiga tahun lalu. Pemilik barunya adalah Wahono alias Wono, yang dikenal sebagai salah satu bos timah di Bangka Belitung. Wono diduga memiliki keterkaitan erat dengan Tamron alias Aon, tokoh utama dalam pusaran kasus korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) sektor pertambangan timah.

Baca Berita Lainnya  SPEKCTRA 2025: Mahasiswa FEB Universitas Pertiba Unjuk Kreativitas dan Inovasi

Menurut laporan investigatif Tim KBO, Wono disinyalir menjadi “operator lapangan” bagi Aon, dengan tugas membeli aset-aset bernilai tinggi seperti rumah, lahan, dan hotel untuk menyamarkan jejak aliran dana ilegal dari pertambangan timah. Salah satu aset tersebut diduga adalah Hotel Sabrina, yang sempat mangkrak namun kembali aktif usai dibeli Wono.

Pada Kamis, 7 Desember 2023 lalu, Tim Penyidik Kejagung telah menggeledah rumah milik Wono di kawasan Jalan Balai, Taman Sari, Pangkalpinang. Dalam penggeledahan yang berlangsung hampir empat jam itu, petugas menyita satu koper dan dua dus berisi dokumen, yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal oleh CV BS—perusahaan milik Wono yang selama ini menjadi mitra SPK PIP PT Timah Tbk di berbagai wilayah strategis, termasuk Laut Belo serta daratan Bangka dan Belitung.

Baca Berita Lainnya  PERBAKIN Pangkalpinang Buka Pendaftaran Calon Ketua, Masa Bakti 2025–2029

Sumber internal menyebutkan, pembelian Hotel Sabrina oleh Wono sangat mungkin merupakan bagian dari praktik pencucian uang yang terstruktur.

“Hotel Sabrina itu dibeli oleh Wono. Tapi kuat dugaan, dananya berasal dari hasil pencucian uang Aon,” ungkap seorang narasumber kepada Tim Media KBO, Senin (21/7/2025).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *