Pangkalpinang

Danlanal Babel Siap Bongkar Mafia Timah Ilegal Hingga ke Akar: Tak Ada Ruang untuk Penyelundup

126
×

Danlanal Babel Siap Bongkar Mafia Timah Ilegal Hingga ke Akar: Tak Ada Ruang untuk Penyelundup

Sebarkan artikel ini

viralis.id, PANGKALPINANG — Perang melawan penyelundupan timah ilegal di perairan Bangka Belitung kembali digelorakan. Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Babel, Kolonel Laut (P) Ipul Saepul, menyampaikan sikap tegas dan tanpa kompromi terhadap segala bentuk kejahatan terorganisir yang mencuri sumber daya alam negara.

Hal ini ditegaskan usai keberhasilan Lanal Babel menggagalkan upaya penyelundupan lima ton pasir timah di kawasan pesisir Pantai Kelayang, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka. Aksi pengejaran berlangsung dramatis dan berhasil menggagalkan rencana para pelaku.

“Masih dalam proses penyelidikan. Kami telah bersurat kepada penyidik PPNS Kementerian ESDM untuk pelimpahan perkara. Ini akan kami bongkar tuntas,” tegas Danlanal Ipul kepada wartawan, Rabu (6/8/2025).

Baca Berita Lainnya  Gubernur vs Wakil Gubernur? IMM: Kalau Tak Bisa Rukun, Lebih Baik Mundur!

Saat ini, belum ada pihak yang mengklaim kepemilikan atas pasir timah maupun truk colt diesel yang digunakan dalam aksi tersebut. Semua barang bukti telah diamankan di Markas Komando Lanal Babel dan dijaga ketat sembari menunggu proses hukum lebih lanjut.

“Fokus kami adalah mengamankan barang bukti dan memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur. Penyelidikan akan terus dikembangkan sampai ke dalang utamanya,” tambahnya.

Ia mengatakan aksi penggagalan ini bermula dari informasi intelijen yang diterima Satgas Lanal Babel dan Unit Intel pada Selasa malam, 26 Juli 2025. Aktivitas mencurigakan terdeteksi di wilayah perairan Pantai Matras, salah satu titik rawan dalam jaringan penyelundupan timah.

Baca Berita Lainnya  Pengusaha Properti AH Diduga Dalangi Jaringan Rokok Ilegal di Bangka

Pukul 18.00 WIB, tim bergerak senyap menyusuri jalur laut rawan mulai dari Pantai Turun Aban hingga Jambosak. Tepat pada pukul 23.45 WIB, sebuah truk colt diesel berhasil dicegat ketika hendak memindahkan muatan pasir timah ke kapal cepat (High Speed Craft/HSC) — kendaraan yang biasa digunakan untuk pengiriman lintas batas negara.

“Ada sebelas kuli angkut yang langsung kabur ke semak-semak saat kami sergap. Dua berhasil diamankan, sisanya masih dalam pengejaran,” beber Danlanal Ipul saat konferensi pers di Mako Lanal Babel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *