viralis.id, PANGKALPINANG – Menyambut tahapan baru dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ulang Kota Pangkalpinang tahun 2025, Elekta Research—lembaga riset independen dari Universitas Pertiba mengerahkan sebanyak 50 mahasiswa untuk melakukan survei elektabilitas dan persepsi publik terhadap para kandidat.
Langkah ini diambil tak lama setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pangkalpinang menetapkan nomor urut pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Survei ini menjadi bagian dari upaya memetakan peta politik secara objektif berdasarkan preferensi masyarakat.
Direktur Riset Elekta Research, Dr. Divo Dharma Silalahi, menyatakan bahwa survei ini dirancang untuk menjaring sebanyak 900 responden yang tersebar secara proporsional di seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Pangkalpinang.

“Ini merupakan riset independen yang bertujuan untuk menangkap dinamika politik terkini dan membaca arah dukungan masyarakat secara ilmiah,” ungkap Dr. Divo dalam keterangannya, Minggu (4/8/2025). “Dengan data ini, kita bisa melihat sejauh mana popularitas dan penerimaan publik terhadap masing-masing calon.”
Survei menggunakan metode stratified random sampling, yakni teknik pengambilan sampel acak yang disusun berdasarkan stratifikasi tertentu untuk memastikan representasi merata dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk berdasarkan usia, gender, latar belakang pendidikan, dan lokasi geografis.





