Selain itu, peningkatan aktivitas masyarakat juga berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas serta risiko kecelakaan. Untuk itu, ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi hal tersebut.
“Kami berharap seluruh instansi yang terlibat dapat bekerja sama dalam mengurai potensi kemacetan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik,” katanya.
Tidak hanya fokus pada pengamanan lalu lintas, Polda Babel juga mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat di berbagai pusat keramaian dan destinasi wisata selama masa libur Idul Fitri.
Destinasi wisata di Bangka Belitung diperkirakan akan menjadi tujuan favorit masyarakat untuk berlibur bersama keluarga, sehingga diperlukan pengamanan agar aktivitas tersebut tetap berjalan dengan tertib dan aman.
Di sisi lain, Polda Babel juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap stabilitas harga kebutuhan pokok serta ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjelang Hari Raya Idul Fitri.
“Stok BBM sebenarnya cukup, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir. Kami juga mengimbau agar tidak terjadi kepanikan yang justru menimbulkan antrean panjang di SPBU,” ujarnya.
Kapolda juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban masyarakat selama bulan Ramadhan, termasuk mencegah kegiatan yang berpotensi mengganggu keamanan seperti balap liar maupun aktivitas yang dapat menimbulkan gangguan ketertiban umum.
Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pihak dapat semakin memperkuat kerja sama sehingga pelaksanaan Idul Fitri 1447 Hijriah di Bangka Belitung dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.





