“Ramadhan On The Road ini kami jadikan momentum untuk menanamkan nilai empati, solidaritas, dan semangat berbagi kepada anggota Pramuka. Harapannya, mereka tidak hanya aktif di sekolah, tetapi juga hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Sementara itu, Azril menyebut kegiatan tersebut sebagai kesempatan berharga bagi para santri untuk terjun langsung ke tengah masyarakat dan memahami kondisi sosial secara nyata.
“Melalui kegiatan ini, santri tidak hanya belajar teori tentang kepedulian, tetapi langsung mempraktikkannya. Ini menjadi pengalaman penting untuk membentuk karakter dan rasa tanggung jawab sosial mereka,” tuturnya.
Setelah pembagian takjil selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama sebagai wujud kebersamaan sekaligus mempererat ukhuwah antar anggota Pramuka dan OSIM.
Melalui tema “Satu Takjil, Sejuta Kebaikan”, diharapkan semangat berbagi dan nilai gotong royong semakin tumbuh di kalangan pelajar, serta mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.





