viralis.id, PULAU LEPAR – Aktivitas pembukaan lahan sawit di Desa Tanjung Labu, Pulau Lepar, Kabupaten Bangka Selatan memicu kekhawatiran masyarakat setempat di wilayah tersebut.
Berdasarkan Sebuah video berdurasi satu menit yang beredar viral menunjukkan hamparan tanah kosong bekas hutan yang sudah di-land clearing. Disebutkan, lahan tersebut digarap oleh PT Swarna Nusa Sentosa (SNS) untuk perluasan kebun sawit.

“Ini PT SNS memperluas lahan terus. Dak tahu lahan desa atau masyarakat, tapi digarap terus,” ucap pria dalam video tersebut.
Warga menyebut perusahaan terus memperluas kebun tanpa kejelasan status lahan. Bahkan sebagian lahan desa dan milik pribadi warga diduga ikut digarap. Namun laporan warga ke pihak perusahaan tidak ditanggapi.
Menurut keterangan warga bernama Mo, total lahan sawit di Desa Tanjung Labu dan Penutuk diperkirakan mencapai 8.000 hektar. Padahal luas Pulau Lepar hanya sekitar 16.900 hektar, artinya hampir separuh pulau berpotensi berubah menjadi kebun sawit.





