“Kami menjunjung tinggi independensi dan integritas data. Survei ini murni untuk tujuan ilmiah dan dilakukan dengan prinsip transparansi,” jelas Adisuputra. Pada Saptu 14 juni 2025.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, terutama dalam hal pengabdian kepada masyarakat. Pihak kampus juga melibatkan Elekta Research Center yang menggunakan teknologi digital dan fitur geo-tagging untuk memastikan validitas data.
Hasil survei direncanakan akan dipublikasikan dalam bentuk laporan akademik dan disampaikan kepada penyelenggara Pilkada serta para pemangku kepentingan sebagai masukan dalam mendukung demokrasi yang lebih baik.
“Kegiatan ini menunjukkan komitmen kampus dalam menyukseskan pemilu yang bersih dan berbasis data. Bagi mahasiswa, ini adalah pengalaman langsung yang mempertemukan teori dengan kondisi nyata di lapangan,” pungkas Adisuputra.





