Ironisnya, meskipun peredaran rokok ilegal ini sudah tercium, penindakan di lapangan masih sangat lemah. Pelaku tetap beroperasi secara terbuka tanpa rasa takut. Dugaan keterlibatan oknum aparat yang sengaja membiarkan bisnis haram ini terus bergulir semakin mencuat ke permukaan.
Upaya konfirmasi kepada AH maupun istrinya, RC —yang juga dikenal sebagai pengusaha properti sukses— hingga kini belum membuahkan hasil. Keduanya memilih bungkam, yang makin menguatkan dugaan adanya jejaring kuat di balik bisnis ilegal ini.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait peredaran rokok ilegal. Jika dibiarkan, bukan hanya negara yang dirugikan secara ekonomi, tetapi generasi muda juga terancam oleh paparan produk ilegal yang belum teruji keamanannya.
Penegakan hukum yang tegas, cepat, dan transparan sangat dibutuhkan agar para pelaku tidak terus merasa kebal hukum. Rokok ilegal bukan sekadar pelanggaran ekonomi, tetapi juga ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan masyarakat Bangka Belitung. ( T,JB )





