Oknum Polisi Siksa Saksi Untuk Mengaku Sebagai Pelaku Pembunuhan

Sobat Viralis, Sarpan merupakan korban penyiksaan yang dilakukan oknum polisi di Sumut. Dirinya tadinya adalah saksi, kemudian dipaksa untuk mengakui pembunuhan yang tidak dilakukannya Selengkapnya…..

Oknum Polisi Siksa Saksi pembunuhan

Sarpan, Korban penyiksaan yang dilakukan oknum polisi di Sumut

Viralis.ID – Beberapa hari ini Viral di media sosial, oknum polisi siksa saksi pembunuhan untuk mengaku sebagai pelaku. Dikutip dari Kumparan, bahwa saksi yang dimaksud adalah Sarpan (57) dimana dirinya dipaksa mengaku sebagai pelaku pembunuhan oleh oknum personel Mapolsek Percut Sri Tuan, Kota Medan.

Mengenai upaya tindakan penyiksaan tersebut, kuasa korban (Sarpan) yaitu Muhammad Sa’i Rangkuti menyampaikan bahwa pihaknya telah melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut). Adapun nomor surat laporan yang dimaksud adalah STTP/1643/VII/Yan 2.5/2020/SPKT.

Sedangkan soal proses ini akan berlanjut atau tidak. Sa’i dalam lansiran pada hari Jumat (10/7/2020)

Di halaman Kumparan, nampaknya optimis akan berlanjut dan tuntas. Optimisme tersebut sangat berdasar dari kesungguhan Kapolrestabes Medan langsung mencopot Kapolsek Percut Sri Tuan.

“Proses penyelidikan kita serahkan saja ke Polrestabes Medan, orang negara kita negara hukum yakinlah kebenaran itu tetap benar, walaupun dari dasar lautan yang paling dalam,” Ungkap Sa’i.

Dilain pihak, Kapolrestabes Medan Riko Winarko berjanji akan mengusut penyiksaan terhadap saksi tersebut secara profesional.

“Komitmen kami kalau benar anggota kami bersalah akan kita proses,” ujar Riko, Kamis (9/7) dikutip dari halaman yang sama.

Upaya Oknum Polisi Siksa Saksi Di Sumut, Berawal dari Kasus Pembunuhan

Upaya Oknum kepolisian menyiksa  Sarpan yang merupakan saksi, tidak lepas dari kasus pembunuhan yang terjadi sebelumnya. Dimana Sarpan merupakan saksi kunci atas pembunuhan Dodi Kurniawan, rekan kerjanya sebagai tukang bangunan.

Dimana sebetulnya yang terduga sebagai pelaku pembunuhan Dodi adalah anak pemilik dari rumah yang sedang direnovasi keduanya. Belum jelas motif terjadinya pembunuhan ini, dimana hingga hari ini kasus tersebut masih dalam tahap penelusuran.

Adapun anak pemilik rumah sebagai terduga pembunuhan ternyata sudah ditahan. Termasuk sebagai upaya penelusuran Sarpan pun ikut diamankan.

Lima hari berselang hingga hari Senin (6/7/2020), masyarakat berunjuk rasa ke kantor mapolsek Percut Sri Tuan untuk membebaskan Sarpan. Dimana saat dibebaskan kedua mata Sarpan lebam dan lehernya luka, seolah-olah bekas disetrum.

So, Sobat Viralis. Itulah informasi yang bisa kami himpun berkaitan dengan oknum polisi yang siksa saksi pembunuhan  di Sumut. Semoga bisa menjadi pelajaran bersama.

Redaksi Viralis.ID